/** Kotak Iklan **/ .kotak_iklan {text-align: center;} .kotak_iklan img {margin: 0px 5px 5px 0px;padding: 5px;text-align: center;border: 1px solid #ddd;} .kotak_iklan img:hover {border: 1px solid #333}

Minggu, 10 Mei 2015

Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) merupakan bantuan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah untuk percepatan pencapaian MDGs bidang kesehatan tahun 2015, melalui peningkatan kinerja Puskesmas dan jaringannya serta Poskesdes/Polindes, Posyandu dan UKBM lainnya dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang bersifat promotif dan preventif dan diberikan dalam bentuk Tugas Pembantuan (TP).
Tahun 2013 ini program BOK merupakan kelanjutan dari program BOK tahun sebelumnya dan tidak banyak mengalami perubahan, yang ada hanya penyempurnaan dari sisi pemanfaatan dan pertanggungjawabannya, sehingga hasilnya akan lebih terfokus dan pencapaian pembangunan kesehatan akan lebih maksimal.
Dana BOK dapat dimanfaatkan untuk kegiatan di Puskesmas yang terdiri dari Upaya Kesehatan dan Manajemen Puskesmas. Prioritas utamanya adalah untuk  kegiatan yang berdaya ungkit tinggi demi mencapai indikator MDGs bidang kesehatan, antara lain :
1.         Minimal 60% dari total alokasi dana BOK Puskesmas digunakan untuk Upaya Kesehatan Prioritas, meliputi:
MDGs 1   : Upaya menurunkan prevalensi balita gizi kurang dan gizi buruk
MDGs 4  : Upaya menurunkan angka kematian balita
MDGs 5  : Upaya menurunkan angka kematian ibu dan mewujudkan akses kesehatan reproduksi bagi semua
MDGs 6  :
a. Upaya mengendalikan penyebaran dan menurunkan jumlah kasus baru HIV/AIDS
b. Upaya mewujudkan akses terhadap pengobatan HIV dan AIDS bagi semua yang membutuhkan
c. Upaya mengendalikan penyebaran dan menurunkan jumlah kasus baru Malaria dan TB
MDGs 7   : Upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap sumber air minum dan sanitasi dasar yang layak
2.         Maksimal 40% dari total alokasi dana BOK Puskesmas digunakan untuk Upaya Kesehatan lainnya dan Manajemen Puskesmas.
Pada tahun 2013 ini, total dana BOK yang diterima oleh Kabupaten Tangerang berjumlah Rp. 3.453.740.000,-, dengan rincian, 42    puskesmas di Kabupaten Tangerang akan mendapatkan alokasi sebanyak Rp 3.150.000.000, – (tiga miliar seratus lima puluh juta rupiah) dan sisanya untuk kegiatan managemen BOK yang terdiri dari pertemuan dan honor petugas satuan kerja serta pengelola keuangan BOK di Puskesmas berjumlah Rp 303.740.000,- (tiga ratus tiga juta tujuh ratus empat puluh ribu).
Berikut  Alokasi  Dana  Puskesmas  BOK TA 2013
NO NAMA PUSKESMAS ALOKASI  PUSKESMAS 2013
1 CISOKA             75.029.000
2 CIKUYA             79.214.000
3 TIGARAKSA             76.909.000
4 PASIR NANGKA             71.627.000
5 CIKUPA             83.824.000
6 PASIR JAYA             55.953.000
7 PANONGAN             88.008.000
8 CURUG             79.549.000
9 BINONG             56.289.000
10 KUTAI             52.887.000
11 JL. EMAS             75.740.000
12 KELAPA DUA             60.138.000
13 BOJONG NANGKA             60.138.000
14 LEGOK           104.570.000
15 BJ KAMAL             41.715.000
16 PAGEDANGAN             75.848.000
17 SINDANG JAYA             94.992.000
18 KUTABUMI             92.619.000
19 BALARAJA             64.748.000
20 GEMBONG             62.443.000
21 KRESEK             76.909.000
22 GUNUNG KALER             73.059.000
23 KRONJO             66.570.000
24 MEKAR BARU             75.523.000
25 MAUK             92.777.000
26 RAJEG             66.570.000
27 SUKATANI             64.748.000
28 SEPATAN             83.398.000
29 KEDAUNG BARAT             84.318.000
30 PAKU HAJI             88.167.000
31 SUKAWALI             75.523.000
32 TELUKNAGA             90.807.000
33 TEGAL ANGUS             95.576.000
34 KOSAMBI             76.007.000
35 SALEMBARAN JAYA             72.157.000
36 JAMBE             80.133.000
37 KEMERI             71.963.000
38 JAYANTI             81.093.000
39 CISAUK             60.474.000
40 SURADITA             63.987.000
41 SUKADIRI             77.244.000
42 SUKAMULYA             80.757.000

JUMLAH       3.150.000.000

Mekanisme pencairan yang dilaksanakan menggunakan Sistem Langsung (LS) yaitu pencairan dengan cara dana yang telah cair langsung tersalur ke rekening masing-masing puskesmas. Sedangkan untuk kegiatan manajemen di satuan kerja, pencairan dana BOK menggunakan sistem UP/GU dan TUP.
Kita berharap, penyaluran BOK tahun 2013 akan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan target. Hal ini hanya bisa tercapai kalau berbagai pihak yang terkait saling mendukung dan menjalankan fungsinya sesuai dengan tanggung jawab yang diemban. Dengan demikian, dana BOK ini benar-benar bermanfaat untuk memperlancar pelayanan kesehatan dan meningkatnya peran serta masyarakat dalam kegiatan upaya kesehatan promotif dan preventif untuk percepatan pencapaian MDGs bidang kesehatan tahun 2015 .(Sekretariat BOK ; mk)
Tahun 2013 telah berlalu. Seluruh kegiatan yang menggunakan Dana Bantuan Operasional Kesehatan TA 2013 pun telah selesai dilaksanakan dengan maksimal oleh Satuan Kerja Dinas Kesehatan Kab. Tangerang. Walaupun ada beberapa kendala dalam proses pencairannya  tapi akhirnya hingga tanggal 31 Desember 2013 Satuan Kerja Kab. Tangerang berhasil menyerap dana BOK sebesarRp. 3.449.540.000 dari pagu yang diterima sebesar Rp  3.453.740.000 atau 99,9%.
Berikut adalah kendala-kendala yang dialami oleh Satuan Kerja Dinas Kesehatan Kab. Tangerang :
1.     Pada akhir tahun 2012 DIPA yang diterima Dinas Kesehatan Kab. Tangerang adalah DIPA Dana Dekonsentrasi, sehingga dalam output dan perincian kegiatan di DIPA tersebut tidak didapat alokasi untuk Honor Pejabat Pengelola BOK, Pengelola Keuangan BOK baik Puskesmas dan Satker Dinas Kesehatan Kab. Tangerang. Untuk memenuhi alokasi honor tersebut harus dilakukan revisi DIPA dan Petikan DIPA Revisi diterima pada akhir April 2013.
2.    Untuk BOK Tahun Anggaran 2013,  Satker Dinas Kesehatan Kab. Tangerang tidak melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi, sehingga menjadi salah satu temuan dari Pemeriksaan Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Hal ini disebabkan dana pada DIPA pertama terbit merupakan DIPA dana Dekon, sehingga alokasi dana Monitoring dan Evaluasi dilakukan revisi dan dialihkan sebagai Honor Pejabat Pengelola BOK, Pengelola Keuangan Puskesmas dan Satker Dinas Kesehatan Kab. Tangerang.
3.      Honor Ketua Tim Sekretariat tidak diserap selama 12 bulan, karena seperti yang tertera pada Juknis BOK 2013 Pejabat Pembuat Komitmen merangkap sebagai Ketua Sekretariat, menurut peraturan dalam sebuah kegiatan tidak diperbolehkan menerima honor sebanyak dua (2) kali walaupun mendapat jabatan rangkap. Sehingga Honor Ketua Tim Sekretariat sebesar Rp. 4.200.000 tidak diserap.
Sejumlah kendala diatas membuat kami harus merevisi DIPA pertama sehingga pencairan dan penyerapan terlambat dari perencanaan awal penarikan dana.
                Berikut ini adalah Pencairan dan penyerapan Satuan Kerja Dinkes Kab. Tangerang untuk 42 Puskesmas dan Dukungan Manajemen di Satker Kab. Tangerang TA 2013 per 31 Desember 2013. (MK)


TIGARAKSA- Seperti biasa Setelah menyambut Hari Raya Idul Fitri 1435 H dengan gembira, dan cuti bersama libur lebaran, Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Tangerang mulai masuk kerja hari ini. Sekretaris Daerah Iskandar Mirsad, AK, MM melakukan sidak ke beberapa bagian-bagian yang di Lingkup Sekretariat Daerah, dan Instansi atau SKPD Kabupaten Tangerang. Senin (04/08)


Sekretaris Daerah Iskandar Mirsad, AK, MM bersama Kepala Badan Kepegawaian Daerah H. Yani Sutisna, SH, M.Si, pejabat dan Pegawai lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang Inspeksi mendadak ke ruangan Bagian-bagian yang ada di gedung setda. Suasana pegawai nampak ramai, masih melakukan aktifitas kerja seperti biasa. ”Saya sengaja melakukan sidak mendadak ini mulai pada pukul 15.00 Wib, karena di jam tersebut biasanya banyak pegawai yang sudah pulang tidak sesuai waktu yang sudah ditentukan dan tidak melakukan finger print”,ujarnya.

Dilanjutkan sidak ke SKPD atau instansi yang ada di Lingkungan Pusat Pemerintah Kabupaten Tangerang secara keseluruhan. Terdapat beberapa Kepala SKPD, Kepala Bagian, Kepala Seksi, Kepala Sub Bagian dan para pegawai yang sudah tidak ada di ruangan kerjanya.  Seperti Kepala Inspektorat, Kepala BPMD, Kepala BAPPEDA, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Kesejateraan Sosial, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta yang terakhir ini Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan beserta pegawainya sudah tidak ada di ruangan dan di kunci. ”Sungguh prihatin dan malu apabila ada yang bertamu kepada salah satu SKPD atau Instansi bila keadaannya seperti ini ruangan kerjanya kosong dan bagaimana akan memberikan pelayanan, Kepala Bagian atau atasannya saja tidak ada bagaimana bawahannya bisa bekerja dengan baik”, tegas Sekretaris Daerah.

“Saya memberikan kesempatan kepada seluruh pegawai bukan hanya Kepala SKPD saja tetapi seluruh PNS agar segera dihubungi untuk kembali ke kantor dan absen pulang melakukan finger print di tunggu paling telat sampai pukul 16.30 Wib sekarang dan absen tersebut di print lalu diserahkan kepada BKD langsung, setelah semua terkumpul dan segera laporkan kepada saya siapa saja yang tidak hadir akan diberi sanksi yaitu akan saya panggil ke ruangan diberi peringatan dan TPP akan di potong”,ungkapnya.(Vicco/Hms)

Tigaraksa,– Camat Legok Dadan Gandana, S.STP, M.Si mengatakan dalam sambutannya Kantor Kecamatan yang baru ini lebih mendekatkan kepada desa-desa di wilayah Kecamatan Legok.
19/12 Lapangan Kecamatan Legok. Nantinya kantor kecamatan yang lama akan dijadikan kantor-kantor muspida tingkat Kecamatan, ucap beliau. Saya berharap, dengan lokasi dan gedung Kecamatan yang baru dapat lebih memberikan perkembangan kepada masyarakat Legok, Dadan Gandana, S.STP, M.Si. Kh.Nahrowi yang salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Legok juga berharap semoga masyarakat Legok menjalani hari-hari lebih baik dari hari kemarin, singkat Pak Kiyai.
Dalam sambutannya Zaki, mengucapkan syukur terlebih dahulu karena sebentar lagi kita akan merayakan HUT Kabupaten Tangerang yang ke-71, dan rangkaian acara yang pertama ini di Kecamatan Legok.
Camat Legok Dadan Gandana, S.STP, M.Si. diberikan pujian oleh Zaki atas kinerjanya yang cukup baik. Peresmian kantor Kecamatan Legok ini merupakan salah satu dari beberapa kantor Kecamatan yang sebelumnya juga sudah kita resmikan. Pemerintah Daerah sengaja memfokuskan pembangunan gedung kantor Kecamatan di Kabupaten Tangerang sebagai upaya memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan yang bersifat administratif di Kecamatan. A.Zaki Iskandar.
“Hal ini merupakan representasi digulirkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) dan diterbitkannya Peraturan Bupati Tangerang nomor 14 tahun 2014 tentang pelimpahan sebagian kewenangan Bupati kepada Camat untuk melaksanakan urusan Pemerintah Daerah”, ungkap Zaki.
“Ini bukti nyata keseriusan Pemerintah Daerah dalam melakukan pemerataan pembangunan diseluruh wilayah di Kabupaten Tangerang”, ucapnya.
Kedepan diKecamatan seluruhnya akan online dengan Pusat Pemerintah Kabupaten Tangerang, hal ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus apapun ke Kecamatan, dan ini juga dalam rangka pelayanan maksimal kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, ujar Zaki.
Zaki juga titipkan generasi muda kepada para bapak-bapak dan ibu-ibu agar generasi muda melakukan hal-hal yang positif, karena sekarang ini kita liat banyak generasi muda kita yang salah memilih, seperti meminum-minuman keras (oplosan), narkoba, dll.
Seluruh fasilitas yang disediakan oleh Pemerintah agar supaya dapat dimaksimalkan kegunannnya, pesan Zaki.
“Jaga dan pelihara aset-aset yang sudah dibangun ini, A.Zaki Iskandar”
“Pemerintah Daerah tidak akan pernah berhasil apabila tidak didukung oleh masyarakatnya”, tutup Bupati Tangerang. (fb/humas).


Serah Terima Jabatan Bappeda Kabupaten Tangerang dilaksanakan pada hari Rabu Tanggal 4 February tahun 2015 ini dalam rangka Rotasi dan Promosi yang telah dilaksanakan pada hari jumat tanggal 30 Jabuari Tahun 2015, 
1. Kelapa Bidang Fasilitas Umum dan Lingkungan Hidup dari Drs. Tisna Hambali Kepada Ir. Arifuddin MM
2. Kepala Bidang Perencanaan Pemerintahan Umum dari Dra. Elfida,M.Si kepada Drs. Tisna Hambali Ruddani SH,M.Si
3.Kelapa Sub Bidang Lingkungan Hidup dari Freddy Cahyadi ST kepada Hananto Putro SKW,ST,MM
4. Kepala Sub Bidang Pendapatan, Investasi dan Usaha Daerah dari H. Agus Supriyatna S.Sos,M.Si kepada Ruslan Farid SP,MM
5. Kelapa Sub Bagian Perencanaan Bappeda dari Riesna Citra Irena S.STP kepada Lani Maulana, SE
Dan Bidang Statistik, Penelitian dan Pengembangan Menjadi Bidang Pengendalian Program, Statistik dan Pelaporan dan di bantu oleh 2 Sub Bidang :
1. Sub Bidang Pengendalian Program di pimpin oleh Marine Prima Novita, S.Si, MM
2. Sub Bidang Statistik dan Pelaporan di pimpin oleh Galih 




Penerimaan Tamu dari Komisi II DPRD Kabupaten Merangin Propinsi Jambi diterima oleh Bapak Ukar Sar’ih Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang yang di dampingi Sekretaris DPRD, Kabag Umum & Rumah Tangga, Kabag Humas & Protokol serta Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Tangerang, 6/5-2015.
Dalam sambutannya Bapak Ukar Sar’ih memberitahukan, bahwa karena kami sedang ada acara Rapat Paripurna dan ada Agenda Pembahasan Tata Tertib dan Kode Etik, maka kami mohon maaf apabila dalam hal ini kami kurang maksimal. Mudah-mudahan apa yang menjadi tujuan dari Rombongan DPRD Kabupaten Merangin datang ke DPRD Kabupaten Tangerang mendapat masukan dan informasi sebagai bahan untuk kebijakan selanjutnya. Rombongan Komisi II DPRD Kabupaten Merangin yang di pimpin oleh H.Saprudin memberikan paparan dan maksud tujuannya, bahwa beliau datang kesini untuk mencari masukan serta informasi dalam Pengelolaan Pertanian dan Pendistribusian. Adapun Anggota DPRD Kabupaten Merangin sebanyak 35 orang dan 6 fraksi.
Dalam diskusi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Merangin bertanya apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam upaya pergeseran lahan pertanian yang menjadi perindustrian, bagaimana proses integrasi yang ada di Pemerintah Kabupaten Tangerang dan bagaimana upaya peningkatan produktifitas pertanian serta apa saja kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mengembangkan produksi pertanian dan peternakan. Perwakilan dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Tangerang, Ibu Rochayati menjelaskan bahwa integrasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan cara ternak itik dan ada pula sebagian dengan ayam. Hasil produksi yang dihasilkan sekitar 6 ton per hektar dan padi gogo hanya ada di Kecamatan Pagedangan dan Cisauk. Pada dasarnya produktifitas di upayakan dengan pemupukan yang sesuai anjuran dan bibit lokal. Untuk meningkatkan produksi harus adanya perbaikan jaringan irigasi yang dapat menyimpan air irigasi serta bantuan yang diberikan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan hanya berbentuk barang tidak berbentuk uang.
Demikian Berita Release Penerimaan Tamu Komisi II DPRD Kabupaten Merangin mengenai Pengelolaan Pertanian dan Pendistribusian. (Asp)



TIGARAKSA – Mayjen TNI Agus Sotomo selaku Pangdam Jaya hadiri pembukaan TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) ke-94 tahun 2015 di Desa Babakan Ilir Kecamatan Kronjo, dan dilanjutkan bersilaturahmi dengan Tiga Kepala Daerah di Tangerang dan memberikan arahan dan pandangan kepada 700 orangpeserta. Kamis, (7/5).
Mayor Jendral TNI Agus Sutomo selaku Pangdam Jaya mengatakan, Dengan semangat kemanunggalan TNI Polri Kementeian, Pemerintah Daerah dan seluruh komponen bangsa lainnya, mari kita laksanakan percepatan pembangunan melalui Program TNI manunggal membangun desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan, khusnya di Kabupaten Tangerang ini. Pelaksanaan TMMD dilakukan selama 21 hari dengan sasaran pembangunan fisik dan non fisik, seperti pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum lainnya, serta membangun mental masyarakat, sosialisasi kesehatan/KB, sosialisasi narkoba, serta memberikan pemahaman terhadap paham ekstrimis seperti ISIS.
“TMMD Reguler ke-94 tahun 2015 ini di gelar dibeberapa daerah secara serentak, dan mari sama-sama kita sukseskan penyelenggaran, sukses peningkatan budaya gotong royong, kita berharap TMMD kali ini bisa lebih membuat TNI semakin dicintai dan mencintai masyarakat,” ucap Pangdam Jaya saat membuka TMMD di Kecamatan Kronjo.
Dedi 60 tahun selaku warga Desa Pasir Ampo sangat senang dengan diadakannya TMMD, selain bisa membantu masyarakat dikronjo yang wilayahnya di pesisir. Selain itu juga bisa memberikan bantuan warga tidak mampu dalam penyerahan sembako, kesehatan gratis, maupun pembangunan diwilaha kami.
“kami sangat senang TNI bisa membantu melalui bakti sosial, dan infrastruktur di wilayah kronjo,” ucap warga pasir
Di sela-sela acara Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mengatakan Dalam pelaksanaan TMMD ke 94 Tahun 2015 di desa Pagedangan ilir Kecamatan Kronjo merupakan salah satu program unggulan TNI wujud nyata dalam membangun Desa dan untuk lebih mendekatkan TNI masyarakat di Desa. Program TNI lainnya sudah mulai berjalan di Kabupaten Tangerang yaitu penanaman benih jagung sebagai bentuk peran serta TNI dalam program ketahanan pangan.
“TMMD sekarang lebih di fokuskan di daerah Pantura, seperti saat ini di Kronjo karena di keronjo ini kemaren terkena musibah banjir, dan program TMMD ini diharapkan mampu membangun/memperbaiki Jalanan dan saluran-saluran air yang ada, serta fasilitas umum lainnya,” ucap Zaki.
Masih dalam hari yang sama Pangdam Jaya Mayjen TNI Agus Sutomo menyempatkan bersilaturahmi dengan 3 pimpinan di Tangerang (A. Zaki Iskandar Bupati Tangerang, Sachrudin Wakil Walikota Tangerang, serta Airin Rahmi Diani Walikota Tangerang Selatan) di Gedung Serba Guna Puspemkab Tangerang. Sebanyak 700 peserta yang berasal dari Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan, yang terdiri dari TNI, POLRI, serta unsur pemerintahan.
Dalam acara silaturahmi tersebut Bupati Zaki Iskandar menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Tangerang beserta para unsur pimpinan wilayah Se-Tangerang Raya mengucapkan terimakasih atas kehadiran panglima kodam jaya semoga kehadirannya dapat memberi motivasi dalam membangun daerah dan masyarakat untuk dapat turut serta mempersiapkan diri menyongsong tonggsk sejarah 100 Tahun Indonesia Emas pada Tahun Dalam acara pertemuan Se-Tangerang tentunya diharapkan dapat memberikan efek yang cukup signifikan bagi kami aparatur pemerintah dalam mempersiapkan daerah dan masyarakatnya untuk terus bersatu padu memperkokoh persatuan dan kesatuan, membina kerukunan antar umat beragama, serta yang terpenting tetap bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia agar cita-cita menjadi 100 Tahun Indonesia Emas dapat terwujud sesuai harapan kita bersama.
“Hari ini Pak Pangdam seharian berada di sini (Kab. Tangerang) tadi pagi beliau membuka TMMD ke 94 di Kecamatan Kronjo, dan sore hari ini berada di sini untuk memberikan pandangan dan arahan,” tutur Zaki.
Dalam pemaparannya Pangdam Jaya mengungkapkan, kedepan tantangan Indonesia akan semakin berat dan besar, kita semua harus bersatupadu dan merapatkan barisan jangan sampai saling sikut. “Kita harus terus berpegang teguh pada Pancasila dan NKRI jangan sampai kita terpecah belah, dan terprovokasi,” Kata Pangdam Jaya. (Kwkw-Herly-Vicco-suk/HMS)


Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar menggelar Jumat keliling tahun 2015, di Mesjid Al-Hidayah Desa Tanah Merah Kecamatan Sepatan Timur, dan dalam kesempatan tersebut Bupati memberikan bantuan sebesar Rp. 15.000.000 untuk pembangunan masjid. Jum’at, (8/5).
program jumling telah dilaksanakan sejak Bupati Ismet Iskandar, program jumling dianggap mampu mendongkrak pembangunan di seluruh wilayah Tangrerang. Jumling pula dianggap mampu menjebatani aspirasi masyarakat dalam berkomunikasi langsung dengan Bupati, sehingga bupati langsung mengetahui permasalahan di suatu wilayah. seperti halnya pantura tangerang, barat tangerang hingga mampu menyerap aspirasi masyarakat hingga ke tingkat desa.
Ustadz Yusuf selaku Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami Al-Hidayah mengatakan, mesjid ini dibangun pada tahun 1940, kami masyarakat Tanah Merah bahagia atas hadirnya bapak bupati Tangerang ini merupakan suatu kehormatan bagi kami dan lingkungan tanah merah.
“Pembangunan masjid kami kurang memadai kami berharap mesjid ini bisa dibangun lebih besar dan diperhatikan pembangunanya oleh PakBupati,” Ujar Ketua DKM.
Dalam sambutannya Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mengucapkan, Kegiatan seperti ini dilakukan sebagai ajang silaturahmi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat. kegiatan yang saya lakukan ini dalam rangka mendukung visi misi Kabupaten Tangerang cerdas, makmur, religius, dan berwawasan lingkungan. Dalam kesempatan ini juga kami menyampaikan bantuan di bidang keagamaan, pendidikan, ketenagakerjaan, kebersihan, dan lain-lain”.
Lanjut Zaki, program rutin Jumling ini sudah ada sejak pak ismet bupati terdahulu, dalam rangka kunjungan kepada warga untuk melihat pembangunan fisik dan pembangunan yang lain, saya juga ingin ngecek jalan, lingkungan, dan keaadaan di Sepatan Timur ini supaya tidak ada paham ekstrimis yang meresahkan masyarakat sekitar.
Salah satu warga sekitar Arkani mengatakan, “Alhamdulillah saya mewakili masyarakat Tanah Merah merasa senang dengan kedatangan Bupati Tangerang ke desa kami ini, semoga kedatangan pak Bupati bisa melihat langsung apa yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya. (Kwkw-Herly-Vicco-suk/HMS)

Pasang Iklan Termurah




Terimakasih anda sudah berkenan mengakses halaman informasi pemasangan iklan dihalaman blog naufalsetiabudi.Blogspot. Informasi ini dikhususkan untuk anda yang ingin memasang iklan, baik iklan yang berhubungan dengan usaha anda ataupun hanya sekedar untuk meningkatkan populeritas halaman blog anda. Abitalita Blogspot memberikan jasa pemasangan iklan murah dan terjangkau.

Posisi iklan anda akan ditempatkan di halaman Abitalita Blog  pada posisi yang strategis dan banyak dilihat pengunjung. Abitalita Blogspot Membatasi slot pemasangan iklan. informasi lengkap sebagai berikut :

Posisi Iklan :

Di  Left (160x 600) - Rp.50.000/bulan-
Di Right( 160 x 600) - Rp.75.000/bulan


Penempatan masing masing slot masih dapat berubah sesuai dengan permintaan Advencer dan kebijakan dari admin naufalsetiabudi.blog dengan mempertimbangkan kepadatan konten yang ada serta penyesuain harga.

Peraturan Pemasangan Iklan

  • Iklan atau Banner tidak mengandung unsur Sara dan Provokasi
  • Iklan atau Banner dibuat sendiri oleh pemasang
  • Iklan akan langsung ditampilakan setelah administrasi diselesaikan semua
  • URL /LINK  Iklan diwajibkan menuju langsung ke halaman web yang diiklankan. URL/IKLAN tidak diperbolehkan menggunakan layanan Shorturl.
  • Iklan atau Banner harus sesuai dengan ukuran yang disepakati
  • Semua Iklan yang terpasang, Admin tidak bertanggung jawab dengan iklan dan blog anda
  • Apabila Advencer melanggar peraturan yang dibuat, maka admin berhak untuk menegur ataupun menghapus iklannya.
Data Iklan :

Jika anda berminat memasang iklan dihalaman naufalsetiabudi.blogspot.com anda perlu mempersiapkan data-data berikut:

1. Gambar iklan atau Banner,
2. URL Iklan yang dituju,
3. Judul Title Iklan.
4. Slot yang diinginkan
5. Lama pemasangan iklan ( Minimal 2 bulan pemasangan )

Selanjutnya kirimkan data tersebut Ke email admin [ naufalsetiabudi48@gmail.com ] dan Lakukan Konfirmasi via sms ke No 089617964409

Kapan Iklan Ditampilkan ?

Segera setelah proses pembayaran anda lakukan dan mengirimkan bukti transfer ke naufalsetiabudi48@gmail.com
maka iklan anda sudah bisa ditampilkan dihalaman blog Abitalita,selambatnya 1 x 24 jam

Terimakasih
Salam


 Mau menikmati suasana alam ditengah kota sambil bersantai bersama keluarga dan kerabat, hemmmm,, kini anda dapat menikmatinya ditaman-taman yang dibangun Pemerintah kota (Pemkot) Tangerang yang tersebar di Kota Tangerang.

Seperti salah satunya Taman Ekspresi yang berada di Perempatan Malabar, Karawaci, Kota Tangerang. Taman yang cukup luas ini bisa menjadi rekomendasi anda untuk bersantai bahkan berrekreasi bersama keluarga dan kerabat.


Ditaman ini selain terdapat pohon-pohon yang cukup rimbun sehingga membuat suasana teduh, juga cukup luas. Fasilitas lain seperti permainan untuk anak-anak juga tersedia.


"Anak-anak suka main kesini soalnya tempatnya teduh, nyaman dan banyak permainan bagi anaknya, disini kita main ayunan, perosotan, ungkat-ungkit atau lainnya," kata Ibu Septia saat ditemui tengah mengasuh anaknya bermain ditaman Ekspresi.


Ditaman ini, anak-anak kata Ibu Septia dapat berekspresi dengan berlarian dan berkejaran, atau main otoped. Kebersihan di lingkungan taman juga terlihat terjaga. Tong-tong sampah terlihat ada di beberapa sisi sehingga memudahkan pengunjung ikut berpartisipasi menjaga kebersihan taman dengan membuang sampah pada tempatnya.


Hal senada dikatakan Icha, warga Perum 1. Ia mengatakan, ia kerap mengunjungi taman dengan teman-temannya sekedar untuk mencari angin dan menghirup udara segar dari pepohonan usai pulang sekolah.


"Kadang kesini sama teman-teman numpang ngadem sebelum pulang, taman ditengah kota memang sangat bermanfaat, selain sebagai ruang terbuka hijau juga dapat menjadi sarana rekreasi," pungkasnya
 ARIEF DAPET APRESIASI POSITIF DARI DPRD


Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang melalui Ketua Pansus LKPj Sumarti, Jumat (30/04) memberikan apresiasi dan beberapa rekomendasi kepada Pemkot Tangerang terkait penyelenggaraan pemerintahan.

Apresiasi diberikan dewan terhadap beberapa pencapaian yang telah dilakukan oleh Walikota, diantaranya terkait penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan akuntabel dan juga peningkatan sektor pendapatan asli daerah.

Namun demikian, Sumarti juga memberikan beberapa rekomendasi terkait pelaksanaan program pembangunan selama tahun 2014, antara lain terkait penyerapan anggaran.

Menanggapi, hal tersebut, Walikota menyampaikan apresiasinya kepada anggota dewan dan juga masyarakat atas sinergitas yang telah terjalin sehingga progran pembangunan bisa berjalan.

Kemudian terkait SILPA pada tahun anggaran 2014, Walikota menyampaikan bahwa hal tersebut dikarenakan adanya alokasi anggaran belanja pegawai yang peruntukannya untuk gaji dan tunjangan jabatan, namun karena jabatannya belum terisi jadinya tidak terserap.

Ditambah, alokasi anggaran untuk pembebasan lahan Kali Angke yang sebagian besar belum terserap karena alotnya negosiasi harga dengan masyarakat.  "Anggaran tersebut harus kita persiapkan sebagai prasyarat finalisasi program normalisasi Kali Angke, Kalo kita tidak anggarkan, pemerintah pusat tidak mau melaksanakan proyek ini." ujar Walikota.

Terkait pembebasan lahan untuk Normalisasi Kali Angke, Mantan Kepala Bidang Pertanahan Dinas Tata Kota Tangerang, Yudith menyampaikan bahwa pemkot Tangerang telah menganggarkan pembebasan tanah untuk 457 bidang, namun sampai akhir tahun baru terealisasikan 101 bidang. "Karena alotnya negosiasi, pembayaran sendiri baru dilaksanakan pada Nopember 2014," Jelasnya.

"Padahal kita sudah menggunakan apraisal untuk penilaian harga tanah sesuai dengan aturan," Imbuhnya.

 AROMA SEJUK KOTA BANDUNG 

MEWARNAI KOTA TANGERANG

 Kota, Hanura News

Slogan Tangerang LIVE yang bermakna Tangerang sebagai Kota Layak Huni, Layak Investasj, Layak Dikunjungi, dan Tangerang sebagai Kota Pintar, memerlukan partisi aktif masyarakat untuk mewujudkannya. Sehingga tidak mengherankan bila bermunculan gerakan-gerakan yang  berasal dari kalangan warga masyarakat Kota Tangerang yang cinta dan ingin kotanya menjadi salah satu kota yang bersih indah dan nyaman.

Seperti ditunjukkan oleh para warga Kecamatan Batuceper yang bahu membahu bersama aparatnya melakukan senam pagi setiap Jumat pagi yang kemudian juga dilanjutkan dengan kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar, termasuk Jalan Daan Mogot yang juga telah dilakukan pengecetan oleh warganya.

"Kader Posyandu, PKK, aparat Kelurahan dan Kecamatan dan juga unsur muspika bersama-sama melakukan olehraga bareng," Ujar Camat Batuceper, Mulyanto.

Dikatakannya selain untuk mewujudkan slogan Tangerang LIVE juga sebagai sarana untuk menjalin kerjasama dan juga silaturahmi antar unsur masyarakat Kecamatan Batuceper.

"Selain itu, Lurah-lurah juga saya instruksikan untuk sering turun ke bawah sambil mensosialisasikan konsep Tangerang LIVE," Imbuhnya.

Dan dalam rangka menjadikan kecamatan Batuceper yang layak dikunjungi, Camat juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan lokasi etalase untuk  menampilkan kuliner khas Batuceper, seperti kacang ngupet versi Batuceper.

Selanjutnya, Camat menjelaskan bahwa untuk mewujudkan Batuceper sebagai Smart District di Kota Tangerang, pihaknya juga secara rutin melakukan monitoring terhadap keberadaan sarana prasarana pendidikan tingkat SD-SLTA. Selain tentunya juga membudayakan Batuceper Mengaji. "Kita akan sosialisasikan kepada masyarakat untuk setiap ba'da magrib bisa meluangkan waktu untuk baca Al Quran," Tukasnya.

Selanjutnya, Camat juga akan membuat RW binaan untuk masing-masing program. "Secara bertahan nanti kita bikin Kampung bersih,  Kampung Hijau, Kampung Kuliner, Kampung Seni, Kampung Pintar, Kampung Tertib dan Aman, dan Kampung Bersinar (Bersih dari Narkoba," Paparnya.(Hum)